lobangneraka
Got 13 channels of shit on the TV to choose from...


Saturday, July 31, 2004  

the story of life
is quicker than the wink of an eye
the story of love
is hello and goodbye

...until we meet again.


salam,
ivan

dubbed by IVAN|7:11 AM|


Thursday, May 13, 2004  

BOOTLEG
ini kok ironis sama posting sebelumnya. sekarang malah hobi nyariin file mp3 bootlegnya pink floyd (atau file mp3 bootleg apa aja yang bisa di donlot). sejauh ini sudah dapet 4 bootlegnya pink floyd dan 2 bootlegnya roger waters tahun 1999.

yang asik disini, semakin 'ngowos' dan banyak suara penonton yang ikut kerekam ternyata terdengar lebih menarik. atau mungkin saya yang sudah mulai gila? dan kita bisa tau kalo di bootleg tahun 1975, azimuth coordinator 1 di lagu shine on you crazy diamond part 1-5, vokalnya david gilmour agak keteteran. yah wajar aja...david gilmour bukan mariah carey yang konser nggak lebih dari 80 menit. coba mariah carey disuruh nyanyi selama 2,5 jam sambil bawa fender strat dan penontonnya kebanyakan lagi stoned. bisa nggak? di konser ini pink floyd bawain lagu-lagu dari 3 albumnya. satu album DSOTM komplit, sebagian lagu dari album WYWH, satu lagu dari album meddle, dan 2 lagu masih berjudul raving and drooling dan you've got to be crazy, yang nantinya berubah jadi sheeps dan dogs di album animals (1977). di bagian akhir lagu shine on you crazy diamond part 6-9 (jujur, saya sendiri bingung penanda part lagu ini) ada jam session yang sangat menarik. andai saja pink floyd masih akur sampe sekarang...

yang jadi pertanyaan; bootleg sendiri masih berada di wilayah grey area. ada yang bilang legal ada yang bilang ilegal. katakanlah si artis memperbolehkan untuk merekam live-shownya dalam bentuk apapun. berarti itu bootleg yang "legal" selama tidak diperjual belikan dan sengaja mencari keuntungan dari situ. masalahnya kalo bootleg ini sudah dianggap legal dan disetel di radio, apa masih bisa dikatakan legal?

kita semua tau ada ketentuan yang harus dipenuhi untuk lagu yang boleh diputar di radio. yep, including that cheesy-stupid-under-4-minutes-crappy-top40-song. karena dari CD dan kaset yang kita beli, ada beberapa perusahaan rekaman yang tidak memperbolehkan materi yang ada di CD dan kaset itu digunakan untuk keperluan broadcast, disewakan dan dipinjamkan. jadi saya punya alasan kuat untuk tidak meminjamkan CD-CD ke teman-teman. hehehe. nggak, saya bukannya pelit atau apa. coba ambil CD apa aja yang kita punya (tentunya yang original). terus baca dibagian belakangnya pasti ada kata-kata "unauthorized copying, hiring, lending, public performance and broadcasting is prohibited"

kalo ada bootlegnya robert johnson dan sourcenya dari soundboard (jadi kualitas suaranya prima) mungkin BOLEH diputar di radio. karena lagu-lagunya sudah jadi public domain, dan dapet restu dari si robert. hehehe.

oh iya, kalo seumpama suka sama grateful dead dan band-band sejenis, di sini banyak bootleg mp3 yang bisa di donlot. ada pearl jamnya juga lho!

dubbed by IVAN|1:01 AM|


Wednesday, May 05, 2004  

apakah kita perlu memiliki apple i-pod
...atau mungkin creative nomad zen?

dua kotak pemutar musik diatas (katanya) mampu menampung file sampai 40 Gb. katakanlah 1 keping CD mp3 yang kapasitasnya 650 Mb bisa muat 10 - 12 album dengan durasi lagu yang normal. jadi i-pod atau nomad yang kapasitas filenya sampai 40 Gb, bisa muat...eh...banyak album.

jujur aja, kalo ngeliat benda ini direview di majalah komputer kadang-kadang ngiler juga, karena bayangkan seluruh CD yang ada di kamar bisa masuk ke dalam benda ini. dan kita bakalan jadi anak yang disayang orang tua karena kamarnya selalu bersih, nggak ada CD yang berserakan, nggak ada loudspeaker yang punya bentuk intimidatif segede kapal di sudut-sudut ruangan. mungkin yang ada cuma buku-buku, meja buat komputer, dan 2 speaker kecil yang dihubungkan ke benda ini.

cool eh? NO!
bayangkan musik hanya berbentuk sebuah file. tanpa kover, tanpa list lagu, tanpa daftar alat musik yang dipakai, tanpa ucapan special-thanks. musik menjadi sesuatu yang nggak keliatan. musik jadi setara sama file JPG dan MPG[1]. nggak ada semacam kebanggan atau kepuasan ngubek-ngubek tempat CD bekas karena kita dapetin album dari grup yang kita cari dengan kondisi yang masih bagus dengan harga murah. karena aneh aja, kalo ada dialog seperti ini;

"eh, aku dapet mp3nya BAND ANU...encoding dari eropa..."

oke, ini mungkin lebih murah, karena tagihan internet kita = biaya belanja musik kita melalui kazaa atau segala bentuk transfer file peer-2-peer. dan CD Writer kita adalah toko kaset kita. keuntungan dari benda ini mungkin karena bentuknya yang ringkas dan cocok untuk yang suka traveling. karena kita tau, pasti repot dan berat kalo bawa discman dan CD case dengan isi yang banyak. cukup ini aja. tapi kalo dipikir-pikir 40 Gb apa nggak kebanyakan? kalo seumpama mp3nya penuh dan baterenya kuat ini bisa nyetel nonstop mp3 kita yang pertama sampe yang terakhir dan baru selesai 200 Hari. Nonstop. biarpun saya ngefans sama pink floyd dan king crimson, tapi untuk dengerin musik mereka selama 200 hari nonstop kayaknya nggak. makasih.

sebenernya yang mengganjal perasaan saya bukan itu, pemutar musiknya seolah-olah menjadi simbol status. karena kebanyakan anak-anak yang pake mp3 player ini, bukan mamerin apa yang ada di playlistnya, tapi mamerin apa mp3 playernya. ini sebenernya sudah bertentangan dalam fungsi musik itu sendiri. dan musik juga bukan sesuatu untuk dipamerkan. oke, saya bukan musikolog atau polisi-musik yang ngatur musik harus diperlakukan seperti apa. saya nggak tau kalo antar pemutar itu bisa langsung tukar-menukar mp3 seperti kita ngirim nomer pake infrared di ponsel. kalo seumpama itu bisa, mungkin ini suatu bentuk interaksi baru, tuker-tukeran mp3 sama orang yang nggak kita kenal dan kita ketemu langsung sama orangnya. nggak seperti barteran mixtape/CD-R (biasanya isinya live-bootleg) sama orang yang tinggal di belahan lain di dunia. ih...ngeri.

kita lihat nasib pemutar ini 10 tahun dari sekarang. dan saya mendapat kesan benda ini seperti, eh...pokoknya dalam teori ilmu sosial ada teori yang membahas bahwa orang lebih mementingkan cara pesan itu disampaikan bukan isi dari pesan itu. yah mirip sama lomba menyanyi dan polling pake SMS di TV itu.



[1] saya nggak ngoleksi file 'gituan'! sumpah!

dubbed by IVAN|2:29 PM|


Friday, April 16, 2004  

...ini sambungan posting yang kemaren.
posting sebelumnya membahas urusan informasi dan teknologi, sekarang membahas dandanan tahun segitu.

kemeja flanel
berhubung musik grunge lagi musim (92-94), jadi yang paling gampang adalah niru dandanannya, walaupun cuma bisa main gitar sedikit-sedikit. grunge mungkin lebih mengedepankan lirik dan musisinya sama sekali nggak mikiran outfitnya. nggak kayak grup-grup black metal dengan warpaint, leatherclad, spike atau grup gothic yang dandanannya pucat. yang bikin geli disini, kemeja itu panasnya bukan main kalo dipake siang-siang. memang kalo dipake di seattle ya pantes aja, karena disana katanya cuacanya dingin dan ujan terus. ini di indonesia, yang suhunya paling dingin 25 celcius dan orang-orang nekat pake kemeja ini dan manggung siang-siang dan masih pake daleman kaos oblong gambar grup-grup musik dari seattle tersebut (nirvana, pearl jam, soundgarden, etc). jangan salah kalo penjualan bedak anti biang keringat meningkat tahun segitu.

celana cutbrai
kalo dulu di tahun 80an musim celana baggy yang bisa bikin dingin daerah "T" karena banyak angin disana, di tahun 92-93 musim celana cutbrai yang dibagian kaki bisa dimasukin monyet saking lebarnya. mungkin ini karena pengaruh siklus 20 tahunan yang selalu berputar. kayak sekarang, orang suka meremix ulang lagu-lagu tahun 80an dan band sekarang banyak yang soundnya mirip sound-sound 80an tapi lebih dipoles. nah, tahun 90an awal ini mungkin mengambil apa yang lagi 'in' ditahun 70an awal ini.

sepatu boot
kalo bisa mereknya yang doc-mart. atau yang modelnya hampir sama. tapi entah kenapa kok milih sepatu boot ya? apa karena kalo dipake pas ujan-ujan suaranya bisa "uwek-uwek-uwek"?
pake sepatu ini lama-lama nggak disarankan karena bisa bikin lecet jempol kaki. yang kasian adalah; kalo ada anak yang nabung lama buat beli sepatu model begini, dan waktu sudah bisa beli ternyata sepatunya sudah nggak musim lagi dan posisinya digantikan sama sneaker.

dubbed by IVAN|11:00 AM|


Wednesday, April 07, 2004  

karena tahun 90an akhir dan awal abad 21 semua serba instan, jadi cepat sekali sesuatu dianggap 'klasik'. ini beberapa yang mungkin bisa menyegarkan ingatan kita dan mungkin bisa membuat kita tertawa, karena kita pernah mengalami atau mungkin ngelakuin.

PART.1
informasi dan teknologi
alamat e-mail (awal internet masuk ke indonesia)
entah kenapa, saya kok ngerasa punya alamat e-mail cukup 1 atau 2. satu untuk ngirim e-mail ke temen-temen, satunya lagi untuk milis dan subscribe jurnal atau apa. ada temen kuliah dulu yang punya alamat e-mail sampe 12 biji! (e-mailnya yang 12, bukan bijinya). buat apa e-mail banyak-banyak coba? mana alamatnya aneh-aneh dan pake user yang juga nggak kalah aneh. yah mungkin daripada nganggur nggak jelas, mendingan main ke warnet kali ya?

punya website (1996 - 1998)
setelah punya sambungan internet, akhirnya belajar untuk bikin website. setelah semuanya selesai, diupdatenya setahun 2 kali. dan biasanya isinya cuma about me, link (biasanya kalo suka basket, linknya NBA.com dan link ke grup musik favoritnya yang belakangnya dotcom atau dotnet), pic (ini andalan buat chatting) dan guest book. dan lucunya, untuk content dan gambarnya ditaruh di hosting gratisan yang berbeda-beda. misalnya file htmlnya di taruh di geocities, dan gambarnya ditaruh di tripod atau angelfire. dan sekarang untuk website pribadi, orang lebih memilih blog, karena diupdate berkala dan kita seolah-olah bisa tau/kenal karena ngerasa ikut ngalamin apa yang ditulis sama yang punya blog.

chatting (1997 - mungkin sampe sekarang?)
biasanya pake nick yang seolah-olah meyakinkan dirinya (cowokganteng, CWimut, GonDRoNGmeTAl dan sebagainya) atau menunjukkan favoritnya (biasanya nama band atau tokoh dari film favoritnya). biasanya kalo sudah tahap yang lebih lanjut, mulai minta foto, kalo ternyata yang ngasih duluan orangnya tidak seperti yang diharapkan, biasanya ngasih alesan "aduh, maap aku nggak punya foto" atau "fotonya belum discan". dan mulai ganti nick dan menghindar kalo yang ngasih foto sama kita masuk ke channel. sekarang kayaknya orang-orang lebih milih MSN atau Y!M, karena fontnya bisa diganti-ganti sesuai suasana hati.

blog (akhir 1999 sampe sekarang)
untuk penjelasan yang lebih komprehensif, silahkan baca blognya enda.

dan sekarang yang terakhir, friendster. ini sama kayak jaman SMA lagi. seolah-olah yang punya banyak temen cool banget, dan yang temennya sedikit dianggap sebagai 'geek'. ya udah nanti disambung lagi....

dubbed by IVAN|8:01 PM|


Wednesday, March 31, 2004  

thank you
katanya the beatles, "in the end, the love you make is equal to the love you take" (atau mungkin sebaliknya?), begitu juga dengan urusan mixtape dan mixCD. terima kasih untuk SEMUANYA yang sudah ngasih CD-R, mixCD, bootleg CD, fanzine dan bahkan DVD. (saya nggak bisa sebutin namanya satu satu). walaupun pada mulanya hobi ini banyak yang nganggep sebagai sesuatu yang sia-sia dan buang-buang waktu (belasan kaset kosong yang salah rekam dan terbengkalai, beberapa buku tulis untuk ngira-ngira lagu apa yang pas buat diurutkan satu sama lain, belasan spidol item). tapi saya yakin semua itu pasti membuahkan hasil. dan untuk teman-teman yang saya janjiin mixtape/mixCD habis ini mungkin sudah kelar semua dan siap untuk dikirim.

terima kasih untuk teman-teman yang sudah ngasih ucapan selamat ulang tahun. terima kasih.

****
PS: stina nordenstam dan elizabeth fraser ini betul-betul bagus musiknya. bikin merinding dan bikin merinding kalo disetel malem-malem. elizabeth fraser ini bukannya yang anggota grup ambient itu ya?

dubbed by IVAN|10:38 PM|


Friday, March 19, 2004  

terinspirasi dari judul bukunya dale carnegie.
mungkin ini pas kalo dikasih judul "how to irritate people..."

telemarketer
bener ini namanya ya, orang yang suka nawarin barang siang-siang lewat telepon? kalo seumpama kita ditelepon dari orang yang nawarin pemasangan TV kabel, kridit dari bank, atau hal-hal yang bikin jengkel karena mereka nelpon kita jam 2 siang, kita sebaiknya pura-pura bodo dan nanya itu produk apa dan apa kegunaannya. pas mereka selesai jelasin dengan panjang lebar. kita diem sebentar kira-kira 5-10 detik, terus habis itu kita siul-siul atau nyanyi. tapi jangan terlalu keras. mungkin kita bisa nyanyiin intro lagu aces highnya iron maiden, atau theme songnya pink panther. dijamin habis itu kita NGGAK pernah ditawarin produk yang serupa.

telemarketer 2
feedback. caranya hampir sama kayak yang nomer 1, cuma kita ngulangi setiap perkataannya dangan pertanyaan. misalnya kayak begini:

"kami dari PT.XYZ mau menawarkan produk AAA"
"anda dari dari PT.XYZ yang mau menawarkan produk AAA?"
"betul pak, kami mau menawarkan produk AAA"
"oooh...jadi anda mau menawarkan produk AAA ya?"

...dst, dijamin mereka bakalan capek sendiri.

salah sambung
ini yang paling menjengkelkan. bayangin kita lagi 'tanggung' dikamar mandi, tau-tau ada orang nelpon nanya orang yang kita nggak kenal. cara ngatasinnya gampang. kalo ada orang salah sambung, kita pura-pura sedih, terus bilang kalo orang yang dicari kecelakaan di luar kota, meninggal, tabrakan, atau apa hal-hal yang kiranya bakalan bikin kaget si penelpon itu. paling enak ngerjain orang yang salah ngira rumah kita restoran dan mau mesen makanan. hehehe.

fast-food restaurant.
kalo kita ke tempat mesen makanan, pasti mas atau mbaknya bakal tanya, "mau makan disini atau dibawa pulang?" supaya mereka agak sedikit jengkel, coba jawab; "eh...saya makan dimeja sana aja (nunjuk bagian smoking area), karena kalo makan disini kasian orang lain yang mau pesen...". sambil jangan lupa pasang tampang dengan tatapan kosong. oh iya, sebaiknya liat-liat dulu orangnya. kalo orangnya judes dan pelayanannya lambat, mungkin kita bisa pake jurus ini. tapi kalo orangnya baik dan pelayanannya bagus, sebaiknya nggak usah.

yang ini untuk temen yang suka ngajak temennya kalo ke rumah cewek. biasanya kalo kita bertamu ke rumah orang lain, pasti ditanyain mau minum apa. tapi sebelumnya kita siapin di kantong kita sendok kecil dan minuman instan yang cukup ditambah air dingin atau air panas. jadi nantinya bakalan terjadi dialog seperti ini;

"mau minum apa mas?"
"air putih aja..."

begitu minumannya udah disuguhin, kita keluarin minuman instan dan sendok kecil dari kantong kita
sambil bilang;

"maaf, saya bawa minuman sendiri. takut sirup dirumah ini nggak cocok sama selera saya..."

ini bisa kena dua orang. tuan rumahnya dan juga temen kita sendiri...

***
cukup 5 aja ya? soalnya kalo kebanyakan takut dikira saya orang yang iseng banget....

dubbed by IVAN|2:32 AM|

2002.11.01
2002.12.01
2003.01.01
2003.02.01
2003.03.01
2003.04.01
2003.05.01
2003.06.01
2003.07.01
2003.08.01
2003.09.01
2003.10.01
2003.11.01
2003.12.01
2004.01.01
2004.02.01
2004.03.01
2004.04.01
2004.05.01
archives
links